Minggu, 01 Desember 2013

<center><script src="http://jwplayer.indostreamserver.com/jwplayer.js" type="text/javascript"></script>
<div id="movie"></div>
<script type="text/javascript">
var config = {
    'id': 'playerID',
    'screencolor': '000000',
    'width': '720',
    'height': '400',

    'flashplayer': 'http://jwplayer.indostreamserver.com/player.swf',
    'skin' : 'http://jwplayer.indostreamserver.com/skins/facebook.zip',
    'file': 'live',
    'provider' : 'rtmp',
    'streamer': 'rtmp://119.235.249.58:1935/jagatarsy/',

    'autostart': true,
    'bufferlength': '0',
    'wmode': 'transparent',
    'controlbar': 'over',
    'stretching': 'exactfit'
}
jwplayer('movie').setup(config);
</script></center>
<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;">
<a href="rtsp://119.235.249.58:1935/jagatarsy/live"><img alt="rtsp://119.235.249.58:1935/jagatarsy/live" border="0" height="114" src="http://2.bp.blogspot.com/-va1Idu5r_9g/UpXiXvke3pI/AAAAAAAAEa8/5gEgsNzRP_w/s320/Untitled-1.png" width="320" /></a></div>
<br />

jagat arsy tv

<center><script src=http://jwplayer.indostreamserver.com/jwplayer.js type=text/javascript></script> <div id=movie></div> <script type=text/javascript> var config = { id: playerID, screencolor: 000000, width: 720, height: 400, flashplayer: http://jwplayer.indostreamserver.com/player.swf, skin : http://jwplayer.indostreamserver.com/skins/facebook.zip, file: live, provider : rtmp, streamer: rtmp://119.235.249.58:1935/jagatarsy/, autostart: true, bufferlength: 0, wmode: transparent, controlbar: over, stretching: exactfit } jwplayer(movie).setup(config); </script></center> <div class=separator style=clear: both; text-align: center;> <a href=rtsp://119.235.249.58:1935/jagatarsy/live><img alt=rtsp://119.235.249.58:1935/jagatarsy/live border=0 height=114 src=http://2.bp.blogspot.com/-va1Idu5r_9g/UpXiXvke3pI/AAAAAAAAEa8/5gEgsNzRP_w/s320/Untitled-1.png width=320 /></a></div> <br />

Rabu, 27 November 2013

boarding school terbaik

Sebagai insan yang berada di sebuah lembaga pendidikan, apalagi Sekolah Menegah Kejuruan yang notabene siswanya adalah laki-laki menghadapi siswa "nakal" adalah hal yang biasa. Mulai dari siswa yang sering terlambat atau bolos sekolah, tidak mengerjakan tugas/ PR, ribut di kelas, jajan saat jam pelajaran, tidak sholat, dan masih banyak contoh "kenakalan" lain yang kerap dilakukan siswa. Hal-hal tersebut memang benar-benar menguji kesabaran kita. Dibutuhkan kesabaran dan keuletan tingkat tinggi. boarding school terbaik

Sebenarnya apakah benar ada anak diberi label "nakal"? Penulis sendiri tidak setuju bila ada siswa yang dilabeli "nakal". Apalagi tidak sedikit guru yang memberi label "nakal" apabila ia merasa tidak sanggup mengendalikan siswanya. Di sisilain ukuran "nakal" tiap guru berbeda-beda. Sebagian guru akan menganggap siswanya "nakal" bila siswanya tidak mengerjakan PR, guru lain berpendapat siswa yang sering bolos/ tidak masuk sekolah adalah siswa yang "nakal", sebagian lainnya menganggap siswa yang ribut saat pembelajaran adalah siswa yang "nakal". 
boarding school terbaik

Menurut saya tidak ada yang namanya siswa "nakal", yang ada adalah;


  • Siswa yang krisis identitas. Perubahan biologis dan sosiologis pada diri remaja memungkinkan terjadinya dua bentuk integrasi. Pertama, terbentuknya perasaan akan konsistensi dalam kehidupannya. Kedua, tercapainya identitas peran. Kenakalan siswa terjadi karena siswa gagal mencapai masa integrasi kedua.
  • Siswa yang memiliki kontrol diri yang lemah. Siswa yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada perilaku "nakal". Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut, namun tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya.
    boarding school terbaik
  • Siswa yang kurang kasih sayang orang tua. Orang tua yang terlalu sibuk dengan pekerjaan menyebabkan kurang perhatian kepada anaknya. Tidak mengenalkan dan mengajarkan norma-norma agama kepada anaknya. Akibatnya dia akan sering bolos atau terlambat sekolah. Saat di sekolah ia akan berulah macam-macam untuk mendapat perhatian dari orang lain, termasuk kepada gurunya.
  • Siswa yang kedua orang tuanya tidak harmois atau bahkan bercerai. Suasana di rumah yang tidak nyaman akan menyebabkan anak tidak fokus saat pelajaran. Kedua orang tua yang seharusnya melidungi dan memberi contoh yang baik justru menjadi akar permasalahan anaknya.
  • Siswa yang menjadi "korban" dari saudara atau teman sepermainannya. Tipe anak seperti ini akan melakukan hal yang sama pada anak lainnya karena ia adalah 'korban' dan berusaha untuk membalas dendam.
  • Siswa yang mendapat tekanan dari orang tua. Tekanan ini bisa berupa tuntutan orang tua yang terlalu tinggi akan prstasi anaknya di sekolah atau peraturan di rumah yang terlalu ketat/ mengekang. Akibatnya bisa bermacam, siswa bisa pendiam tapi juga bisa "nakal" karena merasa ingin bebas.
    boarding school terbaik
  • Siswa yang mengalami kekerasan dalam lingkungan keluarga. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya masalah ekonomi. Siswa yang mengalami kekerasan di rumah, maka saat di sekolah ia akan menunjukkan sikap memberontak kepada gurunya atau bahkan melakukan kekersaan seperti apa yang ia alami.
  • Siswa yang salah bergaul. Lingkungan memang sangat memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan sikap siswa. Pergaulan yang kurang tepat atau menyimpang salah bisa menyebabkan perilaku yang menyimpang.
Itulah beberapa sebab mengapa siswa berperilaku "nakal" saat di sekolah. Saat kita tahu latar belakang masalah perikau murid kita, tentunya kita akan merasa iba dan kasihan. Oleh karena itu mari kita sebagai pendidik mulai untuk menghentikan label negatif kepada siswa.

Beberapa tips di bawah ini bisa kita coba untuk mengatasi perilaku siswa yang "nakal", adalah:

boarding school terbaik
  1. Berdo'a untuk anak terebut. Ucapkan namanya setiap kita berdo'a. Berharaplah apa yang kita minta akan dikabulkan Allah dan saat kita menghadapinya Allah mengkaruniakan kesabaran pada diri kita. Yakinlah dia akan berubah, karena keyakinan itu adalah doa. Dia pasti berubah, entah itu besok, lusa, atau kapanpun.
  2. Carilah info yang lengkap tentang siswa yang dianggap "nakal". Tujuannya adalah agar kita lebih paham tentang latar belakanngya. Harapanya kita akan lebih bisa bersabar dan pengertian dalam menangani perilakunya.
  3. Hentikan ucapan atau label "nakal" pada siswa tersebut. Kita tahu ucapan adalah do'a. jika kita mengucapakan kata nakal, secara tidak langsung kita berdo'a agar dia menjadi nakal. Katakanlah yang baik-baik untuknya, walau bagaimana pun perilaku dan perkataannya.
  4. Panggilah dia ke runag BK atau masjid. Ajaklah dia berbicara empat mata dan dari hati ke hati. Tanyakanlah kepada siswa tersebut tentang harapannya, permasalahannya, atau sebab dia berbuat "nakal". Dengan hal ini kita jadi lebih tahu tentang dirinya dan permasalahan yang sedang ia hadapi. Pada akhirnya, berilah ia solusi, motivasi dan arahan.
  5. Latilah dia dengan rasa tanggung jawab. Hal ini bisa dilakukan dengan kita memberikan dia kepercayaan. Contoh: menjadi muadzin, mengumpulkan kas kelas, membantu kita merekap buku tabungan, atau dengan melibatkan dia dalam kegiatan OSIS dan ROIS (meskipun dia bukan penggurus OSIS dan ROIS). Hal ini akan membuat dia merasa dibutuhkan dan diperhatikan. Tujuan akhirnya adalah agar dia tahu mana hak dan kewajibannya/ tanggung jawabnya sebagai siswa.
  6. Apabila siswa tersebut berbuat "nakal". Maka, tergurlah dengan pelan-pelan dan jangan dibentak atau dimarahi. Karena siswa tipe seperti ini tidak akan berubah bila dimarahi. Mereka butuh didekati, diperhatikan, dan diajak berdiskusi, serta berilah mereka motivasi agar bisa berubah menjadi lebih baik. Katakan pada mereka "saya yakin kamu bisa lebih baik lagi dari kamu yang sekarang". "saya akan merasa bangga bila kamu bisa lebih baik dari kamu yang sekarang".
    boarding school terbaik
  7.  Apabila siswa tersebut berbuat "nakal". janganlah diberikan hukuman fisik, seperti push up, set up, atau jalan jongkok. karena, hal ini justru akan menimbulkan rasa dendam dan jiwa melawan/ membangkang pada siswa. Tapi berikanlah dia hukuman seperti sholat dhuaha atau membaca Al-Qur'an.
  8. Buatlah perjanjian bila siswa tersebut berbuat "nakal". Rekamlah dengan HP dan suruhlah dia mengucapkan janji agar tidak mengulangi perbuatannya. Bila dia mengulangi lagi, panggillah siswa tersebut dan putarlah rekamannya.
    boarding school terbaik
  9. Berilah dia pilihan. Berbuat baik konsekuensinya baik atau berbuat "buruk" konsekuensinya buruk.
  10. Bila siswa tersebut berbuat baik. Maka, pujilah dia. Pujian kita akan mebuat dia merasa bahwa usahanya dihargai dan diperhatikan oleh orang lain.
    boarding school terbaik
Itulah sedikit tips dari penulis. Semoga dapat memberikan manfaat. Prinsipnya adalah tidak ada siswa yang "nakal". Yang ada adalah siswa kurang perhatian dan salah bergaul. Percayalah mereka bisa berubah. Perubahan itu akan bisa terjadi bila dimulai dengan strategi dengan menggunakan pendekatan hati. Bisa melalui tangan kita, atau mungkin tangan orang lain. S

Rabu, 20 November 2013

Televisi Sufi Indoneisa

Sehubungan dengan banyak pertanyaan tentang kemursyidan sesudah Abah Anom, saya (Wahfiudin) berpendapat sbb: Televisi Sufi Indoneisa
  1. Kalau ada bukti yang objektif ( misalnya : surat penunjukkan dari Abah Anom ), maka siapapun yang ditunjuk harus kita akui sebagai mursyid. Tapi kalau buktinya tidak obyektif ( misalnya: pengakuan sepihak, mimpi, isyarat ghaib, penafsiran pribadi, dan lain-lainnya ) maka harus kita tunggu limpahan ( faydh ) karamah yang Allah berikan kepada yang bersangkutan sebagai bukti bagi kita. Televisi Sufi Indoneisa
  2. Sebagai murid Abah Anom, qalbu kita sudah digenggam oleh beliau, ruh kita dalam pengasuhan beliau. Bila ada seseorang dianggap sebagai Wali Mursyid pelanjut beliau, tentu Abah Anom akan menyerahkan genggamannya terhadap qalbu kita kepada orang itu, pengasuhannya terhadap ruh kita kepada orang itu. Lalu orang itu, dengan karamah dari Allah, akan " MENGENGGAM " qalbu kita dan MENGASUH ruh kita. Tanda-tandanya: Jiwa-jiwa kita akan mencintai / cenderung / gandrung / larut kepada orang itu. Lalu semua murid Abah Anom akan mengalir kepada orang itu dengan tenang, tenteram, tanpa pertanyaan ragu, atau gejolak; seperti yang selama ini terjadi pada kita, saat kita "MENGALIR" menuju Abah Anom. Televisi Sufi Indoneisa
  3. Tetap amalkan TQN saja, dan hindari hal-hal yang menuju perpecahan, selebihnya Allah yang mengatur melalui tangan-tangan para Awliyaa'ullah / Rijaalul-ghaib. Semua ada waktunya masing-masing. Bila saatnya tiba, tidak perlu ditanya"kemana" dan "siapa". Semua akan"tersedot" dan "mengalir" kepada sang Mursyid yang Waliyullah. Televisi Sufi Indoneisa
  4. Apabila kita beralih kepada mursyid baru, yang ternyata TIDAK MENERIMA LIMPAHAN kemursyidan dari Abah Anom, berarti kita telah sengaja MEMUTUS RABITHAH kita kepada Abah Anom. TALQIN DZIKIR kita dari Abah Anom telah BATAL! Kalau itu dilakukan oleh ikhwan yang awam / baru, hanya akan merupakan kekhilafan yang dapat dimaafkan.
    Tapi kalau dilakukan oleh ikhwan yang lama /senior / muballigh/wakil talqin maka akan mendatangkan malapetaka! Televisi Sufi Indoneisa